Mempersiapkan Mahasiswa Agroteknologi sebagai Calon Pendidik Melalui Program MBKM Skema Asistensi Mengajar
INFO AGROTEK - Program MBKM Asistensi Mengajar merupakan upaya strategis untuk memperkuat kompetensi pedagogik mahasiswa sekaligus meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah mitra—SMKN 3 Kota Ternate dan SMKN 3 Tidore Kepulauan. Melalui pendampingan langsung dalam proses belajar mengajar, mahasiswa berperan sebagai fasilitator pembelajaran, membantu guru menyusun materi, menerapkan metode inovatif, serta mendampingi siswa dalam memahami materi. Sepanjang pelaksanaan, mahasiswa dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang memastikan kegiatan berjalan sesuai tujuan, mulai dari observasi pembelajaran, penyusunan rencana mengajar, penggunaan teknologi pembelajaran, hingga refleksi pengalaman lapangan. Program ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memahami dinamika sekolah kejuruan, meningkatkan manajemen kelas, serta memperluas wawasan terkait kebutuhan tenaga pendidik di era modern.
Bagi sekolah, kegiatan ini membawa dampak positif berupa meningkatnya variasi metode pembelajaran, bertambahnya pendampingan bagi siswa, dan terbentuknya kolaborasi yang mendorong perbaikan mutu pendidikan. Sementara bagi mahasiswa, program ini memberikan pengalaman langsung mengajar, membangun kemampuan komunikasi, dan memperkuat jejaring profesional dengan guru serta tenaga kependidikan. Integrasi enam mata kuliah—termasuk Teknologi Produksi Benih, Teknologi Produksi Tanaman, Teknik Penyuluhan Pertanian, hingga Kubermas—memperluas ruang kontribusi mahasiswa dalam pembelajaran berbasis keilmuan pertanian. Melalui kegiatan terstruktur selama empat bulan, program ini berhasil mewujudkan implementasi Merdeka Belajar yang mendorong kemandirian, kreativitas, dan kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja serta dunia pendidikan.