Belajar dari Petani, 25 Mahasiswa Agroteknologi Ikuti Kuliah Lapang di Desa Air Terjun, Jailolo
AGROTEK - Sebanyak 25 mahasiswa Program Studi Agroteknologi angkatan 2025 mengikuti kegiatan kuliah lapang di Desa Air Terjun, Jailolo, Halmahera Barat. Didampingi sejumlah dosen, termasuk Koordinator Program Studi Agroteknologi, Ibu Helda, kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada mahasiswa melalui pengamatan dan interaksi dengan pelaku usaha tani di lapangan. Lokasi kegiatan merupakan lahan milik petani yang membudidayakan berbagai komoditas hortikultura, seperti rica, tomat, pakcoy, dan sawi, serta sejumlah tanaman perkebunan lainnya. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diajak untuk memahami secara lebih dekat proses budidaya tanaman sekaligus melihat bagaimana pengetahuan yang diperoleh di ruang perkuliahan diterapkan dalam kondisi nyata di tingkat petani.
Selain melakukan pengamatan terhadap kondisi lahan dan tanaman, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan untuk berdialog dan berbagi pengalaman secara langsung dengan petani. Dalam interaksi tersebut, mahasiswa menggali cerita mengenai awal mula petani menekuni usaha pertanian, proses perawatan dan pemeliharaan tanaman, berbagai tantangan yang dihadapi selama masa budidaya, hingga proses penyaluran dan pemasaran hasil panen. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai realitas usaha tani sekaligus menumbuhkan apresiasi terhadap peran petani dalam mendukung sektor pertanian. Dengan demikian, kuliah lapang tidak hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran, tetapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menghubungkan teori dengan praktik, membangun komunikasi dengan masyarakat, serta memahami rantai usaha pertanian dari hulu hingga hilir.